Jumat, 16 Maret 2012

Head to Head Pemain PSIM vs Persis Solo

JOGJA—Pertandingan antara PSIM melawan Persis Solo di Stadion Mandala Krida, Jumat (17/3) menjadi partai penting bagi kedua tim. Adu cerdik dan skill pemain diperkirakan bakal tersaji dalam irama permainan cepat pada Derby Mataram ini.

Berikut head to head pemain kedua tim


KIPER:
Agung Prasetya (PSIM)
Kiper yang telah tiga tahun bergabung dengan PSIM ini awalnya merupakan kiper cadangan. Namun dalam perkembangannya, Agung justru menjadi kiper utama bagi PSIM. Musim ini dari Sembilan laga yang telah
dijalani tercatat baru enam kali pemain bernomor punggung 22 ini dipaksa memunggut bola dari gawangnya.


Dede Pranata (Persis Solo)
Eks kiper PSMS Medan dan Pro Duta FC ini dikenal memiliki postur yang cukup mumpuni sebagai seorang penjaga gawang. Sayang kariernya tak secemerlang seperti saat membela Pro Duta FC. Tercatat musim ini sudah sebanyak 19 kali Dede terpaksa harus memungut bola dari gawangnya saat membela Persis Solo.


GELANDANG SERANG:
Nova Zaenal (PSIM)
Eks Persis Solo ini memang tidak lagi muda. Namun, Vava-panggilan akrab Nova, memiliki kemampuan jelajah yang cukup baik di lini tengah. Tak hanya itu, Vava juga mampu menjadi leader yang baik bagi pemain muda PSIM lainnya. Tak heran jika musim ini ban kapten disandangkan kepada pemain nomor 7 ini. Musim ini satu gol telah dicetaknya selama sembilan kali laga yang telah dijalani PSIM.


Yanuar Ruspuspito (Persis Solo)
Eks striker PSIM ini musim ini akhirnya kembali membela Persis Solo musim ini. Sudah dua gol dicetak striker yang dikenal memiliki skill dan kecepatan. Selain memiliki tendangan yang akurat, Yanuar dikenal memiliki kemampuan menempatkan posisi yang pas untuk menjebol jala lawan. Kendati sempat dibekap cedera, dan jarang diturunkan namun kemampuan dari striker muda ini masih sangat berbahaya.


WINGER:
Lorenzo Rimkus (PSIM)
Eks gelandang ARC Belanda, dan kali pertama merumput di Indonesia bersama PSIM musim ini telah mengoleksi dua gol untuk PSIM. Meski memiliki postur rata-rata dengan pemain lokal yang ada di Laskar Mataram, pemilik nomor punggung 35 ini memiliki tendangan bebas yang dikenal sangat akurat. Satu dari dua gol yang dicetak untuk PSIM merupakan hasil tendangan bebas kaki kirinya.


Joko Rusmanto (Persis Solo)
Back berperawakan kecil ini dikenal memiliki kemampuan dan daya jelajah yang cukup bagus. Pergerakannya acap kali membuat barisan tengah musuh kalang-kabut.


GELANDANG BERTAHAN:
Kristian Adelmund (PSIM)
Eks kapten VV Capelle Belanda ini baru kali pertama merumput di Indonesia bersama PSIM. Pemain yang memiliki postur 194 cm ini awalnya adalah seorang stopper, namun dalam perkembangannya diposisikan sebagai gelandang bertahan. Postur jangkung yang dimiliki terbukti mampu menjadi tembok yang kuat bagi PSIM. Selain dikenal dengan umpan yang akurat, pemain berusia 26 tahun ini juga telah mengoleksi dua gol bagi PSIM. Dan dua gol itu dicetak saat PSIM bermain di luar kandang.


Nicolas Jone (Persis Solo)
Gelandang yang sempat membela PPSM Sakti Magelang ini ini dikenal mampu berperan maksimal sebagai playmaker dan membagi bola. Tak jarang dirinya maju ke depan dan membantu penyerangan.


STRIKER:
Emile Linkers (PSIM)
Striker asal Belanda berusia 21 tahun ini dikenal sebagai seorang juru gedor yang andal. Karena torehan enam gol yang dicetak selama sembilan pertandingan, membuat pemain bernomor 99 itu kini mendapatkan julukan baru “The Killer”. Selain tendangan yang akurat, Linkers juga dikenal memiliki kecepatan dan keeping ball yang mumpuni.


Diego Mendeita (Persis Solo)
Striker ini telah mengemaskan sebanyak empat gol selama bergabung dengan Persis Solo. Selain memiliki skill yang cukup, Diego dikenal memiliki kecepatan yang cukup.

Sumber : Lihat Disini









Tidak ada komentar:

Posting Komentar