Senin, 16 April 2012

Laga Diundur Beberapa Menit

YOGYA - Laga PSIM kontra Persitema Temanggung dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, diundur beberapa menit.

Pengunduran kick off laga yang berlangsung di Stadion Mandala Krida, Senin (16/4/2012), pukul 15.30 WIB, untuk menyesuaikan dengan jadwal tayangan langsung di stasiun televisi ANTV.

Pemain kedua kesebelasan, sudah bersiap-siap di pinggir lapangan tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda laga akan dimulai.

Berikut daftar pemain, yang dipasang oleh pelatih kedua kesebelasan.

Susunan Pemain PSIM Yogyakarta
Coach: Hanafing
Penjaga gawang: Agung Prasetyo; Belakang: Dulsan Lestaluhu, Topas Pamungkas, Abda Ali, Eko Puji Yanto; Tengah: Kristian Adelmund, Eko Budi Santoso, Muhamad Irfan, Reinhard Rumeikewi; Depan: Nova Zaenal (C), Emile Linkers.

Cadangan Penjaga gawang: Ony Kurniawan; Belakang: Andri Wirawan, Tulus Septianto; Tengah: Muhammad Romli, Seto Nurdiantoro; Depan: Lorenzo Rimkus, Lakman Salan

Persitema Temanggung
Coach: Musarodin
Penjaga gawang: Angga Syatari; Belakang: Idrus Gunawan(C), Andik Sumarno, Didik Darmadi, Yusuf; Tengah: M Yunus, Sapto Dhadhari, Deni Nurdiansyah, Fajar Listyantoro; Depan: Ntolo Arsene Aime, Antonio Jonnah Ballah

Cadangan Penjaga gawang: Roma; Belakang: Carter Konah Barclay, M Taufiq; Tengah: Sunarso; Depan: Orry Kambuaya, Sumariyanto.

Sumber : Lihat Disini

PSIM VS PERSITEMA: Hanafing Turunkan The Winning Team

JOGJA—PSIM kembali menargetkan tiga poin kala menjamu Persitema Temanggung di Stadion Mandala Krida, Senin (16/4) sore ini.

Untuk merealisasikan tiga poin, pelatih PSIM Hanafing bakal mempertahankan The Winning Team, yang berhasil mengandaskan Persip Pekalongan, Kamis (12/4) lalu.

Menurut dia, tidak ada satupun pemain yang mendapatkan hukuman akumulasi kartu.  Hanya saja, ada beberapa nama yang menurut rekomendasi pelatih fisik, tidak boleh dipaksakan untuk dimainkan. ”Sebut saja misalnya Lorenzo Rimkus yang menderita cedera kambuhan pada otot paha kirinya, serta Joni Sukirto yang menderita cedera engkel saat melawan Persip lalu,” ucapnya.

Menurutnya, jika memang harus dipaksa turun, Lorenzo pun tak bisa bermain 90 menit, melainkan hanya sekitar 45 menit hingga 60 menit saja. Selain itu, nama yang dipastikan absen memperkuat PSIM dalam pertandingan tersebut adalah Radikal Idealis yang masih menderita cedera lutut.

Pada pertandingan sore nanti, bek andalan PSIM Abda Ali dipastikan kembali bermain setelah pada pertandingan sebelumnya absen karena cedera.

Kubu Persitema justru mengaku kalah kualitas pemain dengan PSIM di segala lini. Namun mereka siap bermain terbuka saat melawan PSIM.
Hal itu disampaikan oleh Pelatih Persitema Temanggung Musorodin. Saat ditemui seusai memimpin anak asuhnya mencoba lapangan di Stadion Mandala Krida Minggu (15/4).

Pihaknya memilih untuk bermain terbuka dengan sebelumnya melihat permainan tim tuan rumah setidaknya pada 10 menit awal. ”Dengan kualitas pemain yang dimiliki PSIM, sangat riskan kalau kami menerapkan pola permainan defensif,” ujarnya.

Sumber : Lihat Disini

Minggu, 15 April 2012

PSIM Terancam Tanpa Rimkus Sebulan

JOGJA — Menjelang laga melawan Persitema di Stadion Mandala Krida Senin (16/4) sore, PSIM terancam kehilangan dua pemain andalannya. Gelandang sayap kanan asal Belanda, Lorenzo Rimkus dan pemain bertahan Joni Sukirto diperkirakan absen lantaran dibekap cedera.

Lorenzo Rimkuz

Bahkan pelatih fisik PSIM menyarankan Lorenzo Rimkus diistirahatkan selama sebulan. Meski demikian, pelatih PSIM Hanafing justru optimistis kedua pemain itu bisa diturunkan. ”Terutama yang saya harapkan adalah [Lorenzo] Rimkus,” ujarnya Minggu (15/4).

Menurutnya, peran Rimkus cukup penting. Hanafing meyakini pemain tersebut memiliki skill dan kecepatan untuk menopang serangan PSIM.

Cedera otot paha kanan yang dialami Rimkus, membuat permainannya terlihat tidak maksimal. Bahkan pada pertandingan terakhir PSIM menghadapi Persip Pekalongan, Kamis lalu (12/4) di Stadion Mandala Krida, Rimkus hanya bermain selama 45 menit.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Hanafing telah menyiapkan pengganti Rimkus. M Romli bakal dipasang di sayap kanan jika Rimkus terpaksa absen.

Sumber : Lihat Disini

Reinhard Jadi Ujung Tombak PSIM Lagi

JOGJA – Pelatih Hanafing, kemungkinan akan kembali memasang Reinhard Rumakewi dan memainkan skema serta komposisi pemain yang hampir sama saat menghadapi Persip Pekalongan, Kamis (12/4/2012), di Stadion Mandala Krida.

Posisinya mengisi pos yang biasanya ditempati oleh Lorenzo Rimkus yang masih terbelit cedera, atau mengisi posisi Emile Linkers yang kemungkinan besar masih tidak dimainkan oleh Pelatih Hanafing lantaran tidak konsisten penampilannya selama beberapa laga terakhir.

Reinhard bisa diplot, oleh pelatih sebagai striker dan target man di depan sendirian atau ditarik sedikit ke belakang, sebagai sayap untuk membantu serangan-serangan yang dilakukan oleh Nova Zaenal Cs.

Pemberian posisi striker menggeser Linkers atau sayap untuk sementara mengantikan Rimkus yang masih terkena cedera oleh Pelatih Hanafing bukan tanpa alasan.

Pelatih asal Makassar, tersebut, memilih didasarkan pada penilaian bahwa pemain muda tampil lebih bagus dan mau berjuang serta mengejar untuk mendapatkan bola.

"Yang penting, jika diberi kesempatan oleh pelatih masuk dalam line up harus bisa membuktikan kalau saya bisa bermain bagus dengan memberikan gol-gol kemenangan," papar pemain yang mengaku baru mengoleksi dua gol, selama menjalani musim kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia, Minggu (15/4).

Sumber : Lihat Disini

Komposisi Pemain PSIM Tak Banyak Berubah

YOGYA - Komposisi pemain yang bakal diturunkan Pelatih Hanafing dalam laga lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, menghadapi Persitema Temanggung, tidak bakal berubah banyak.

Kemungkinan tidak berubahnya komposisi skuad saat menjamu di Stadion Mandala Krida, Senin (16/4), lantaran pemain belakang PSIM Mataram, Abda Ali, kondisinya belum sembuh benar dari cedera lutut bagian luar yang dideritanya.

Pemain belakang, yang sudah bermusim-musim membela tim kebanggaan Kota Yogyakarta ini, menjelaskan cedera didapatnya saat melawan Persis Solo di Stadion Manahan karena melakukan tumpuan yang salah tapi saat itu masih bisa terus melanjutkan sisa pertandingan.

Abda merasa, cedera yang dideritanya kini sudah lumayan tidak terasa sakit dibandingkan saat sebelum melawan Persip Pekalongan, Kamis (12/4) lalu, setelah menjalani terapi dengan pemijat tim, Haris, selama beberapa hari belakangan ini.

Ia sudah berani mencoba kembali berlatih, bersama rekan-rekannya di lapangan Stadion Mandala Krida, Jumat (13/4) dan mengaku belum tahu apakah akan dipasang kembali saat laga kandang terakhir besok, sebelum bertandang ke luar Yogya.

"Saya baru mencoba latihan lagi, kemungkinan dipasang atau tidak terserah pelatih yang memutuskan," kata Abda, Sabtu (14/4).

Sumber : Lihat Disini

Tak Ada Jaminan Linkers Jadi Ujung Tombak PSIM

YOGYA - Peran Emile Linkers memang seakan tak tergantikan pada awal hingga pertengahan musim kompetisi divisi utama 2011/2012. Namun pada beberapa laga terakhir, striker impor asal Belanda itu terbilang menurun dan tak menunjukkan superioritasnya seperti di awal musim.

Performa bomber utama PSIM itupun terus mendapat sorotan dari tim pelatih Laskar Mataram. Linkers dinilai mulai malas untuk berlari dan mengejar bola saat bermain di tengah lapangan.

Akibatnya, sang pelatih PSIM, Hanafing, pun dibuat geram oleh ulah sang pemilik nomor punggung 99 tersebut. Ia pun berujar tak bisa menjamin Linkers akan terus mendapat tempat utama di starting line up Parang Biru.

"Kalau dia tetap malas dan tak mau berlari, bukan tak mungkin saya lebih memilih striker lokal yang rajin bergerak di lapangan," tutur Hanafing saat ditemui seusai laga kontra Persip Pekalongan, Kamis (12/4).

Pelatih berlisensi A AFC tersebut bahkan mampu membuktikan timnya tetap solid meski Linkers absen saat PSIM menekuk Persip, tiga gol tanpa balas. Hal itu tak terlepas dari kinerja para pemain PSIM yang rajin bergerak dan impresif pada laga tersebut.

Ia menambahkan, performa striker lokal, Lakman Selan dan Reinhard Rumaikewi, semakin hari terus menunjukkan perkembangan. Karena itu, ia berharap Linkers mampu mengembalikan performanya seperti pada awal kedatangannya di PSIM.

"Dia memang seorang target man yang handal, naluri golnya juga hebat, tapi sayangnya dia belakangan semakin malas untuk berlari dan temperamental," imbuh eks punggawa Timnas itu.

Pelatih kelahiran Makassar itu juga berujar dirinya akan terus memantau penampilan dan permainan Linkers sebelum menjamu Persitema Temanggung, Senin (16/4) besok lusa. Secara pribadi ia memang tetap menaruh harapan tinggi pada Linkers untuk menjadi bomber utama di lini depan Parang Biru.

"Kalau memang dia bisa membaik penampilannya, tentu saya akan mengandalkan dia lagi saat melawan Persitema," kata Hanafing.

Sumber : Lihat Disini

Jumat, 13 April 2012

Sepi Penonton, Panpel PSIM Nombok Rp10 Juta

JOGJA—Panpel laga PSIM melawan Persip Pekalongan rugi besar. Dari 10.000 tiket yang dicetak, hanya 50% saja yang terjual. Panpel pun harus nombok hingga Rp10 juta.

Ketua Panpel, Sukamto mengatakan, dari laga tersebut, pihaknya hanya memperoleh pendapatan kotor sebesar Rp38 juta saja. Padahal, untuk biaya operasional seperti dana pengamanan dan biaya operasional koordinator pelaksana mencapai Rp47-52 juta.

Meski demikian, dirinya berjanji akan segera mencarikan dana susulan guna menutup kekurangan tersebut. ”Saya pastikan, satu atau dua hari ini, dananya sudah dapat,” ujarnya, Jumat (13/4).

Ia mengatakan, rendahnya animo masyarakat terrhadap laga home PSIM disebabkan gencarnya pemberitaan mengenai karut marutnya manajemen PSIM.

Priyo, salah satu Brajamusti yang ditemui, menilai hal ini sebagai salah satu bentuk kurangnya koordinasi antara pihak Panpel dengan pengurus. ”Mereka [panpel] kok seperti berjalan sendiri,” ujarnya.

Sumber : Lihat Disini